BATIK ASLI BANYUMAS
Batik merupakan seni budaya kebanggan Indonesia yang sangat artistik. Begitu pula di Banyumas, batik sudah menjadi suatu identitas diri masyarakat ini. Motif batik di Indonesia sangat beragam mencerminkan kebudayaan Indonesia yang sangat beragam. Salah satunya di Banyumas, beberapa motif yang terkenal di Banyumas diantaranya : Motif lumbon, babon angrem, pring sedapur, jahe serimpang, kanthil. Motif-motif tersebut dapat dibuat dengan tulis dan cap. Jika ingin melihat proses pembuatannya secara langsung, Anda dapat berkunjung di sekitar Jl. Mruyung Banyumas, sekaligus dapat memilih secara lengkap batik-batik yang tersedia.
Partisipasi pemerintah Banyumas dalam mengembangkan Batik cukup baik, terbukti pada tahun 2003 dengan dilkeluarkannya surat edaran yang mewajibkan seluruh Pegawai Negeri sipil mengenakan batik Banyumasan sebagai seragam kerja. Kebijakan ini bertujuan membangkjakan ini bertujuan mensebagai seragam kerjaedaran yang mewajibkan seluruh Pegawai Negeri sipilitksn kembali pasar batik Banyumasan setempat. Akan tetapi kebijakan tersebut kurang mendapat progress yang baik, dengan gaji para PNS yang berada di luar jangkauan untuk membeli batik Tulis Banyumas yang bisa mencapai harga Rp.350.000,- / lembar. Walaupun demikian para pengrajin batik tulis banyumasan ini masih terus berharap dengan kebijakan-kebijakan pemerintah dengan memberikan pinjaman modal dan dukungan jaringan pemasaran kepada para pengrajin yang dewasa ini semakin langka.
SANDAL BANDOL BANYUMAS
Dewasa ini penggguna alat transportasi pribadi semakin meningkat tajam,membuat menggunungnya sampah/limbah ban bekas yang tidak bisa divulkanisir lagi. Berawal dari hal tersebut warga Banyumas memiliki ide kreatif untuk menyulap ban- ban bekas tersebut menjadi aneka kerajinan seperti : sandal, pot bunga, kursi,roda andong, ayunan, tali timba, tempat sampah, dan berbagai kerajinan lain. Salah satu kerajinan yang paling menonjol adalah sandalnya, karena dibuat dari ban bekas atau yang dalam bahasa Banyumasdisebut ban bodol maka sandal-sandal tersebut dinamakan Sandal Bandol.
Sandal bandol ini banyak digemari para wisatawan karena selain unik dan memiliki seni yang tinggi, kerajinan bandol ini memiliki harga yang relative terjangkau. Dimulai dari harga eceran sekitar Rp. 10.000 – Rp. 20.000/ pasang sampai harga sandal bandol model perkodi yang berkisar antara Rp. 190.000 – Rp. 200.000, tergantug corak dan keragaman modifikasinya.
Dan jika ingin memperoleh sandal bandol sesuai corak yang diinginkan, Anda dapat mengunjungi toko-toko yang terletak di sepanjang jalan Banaran yang memang merupakan sentra pengrajin sandal bandol di Purwokerto. Untuk berbagai macam jenis modifikasi masih sangat mudah ditemukan bahkan bisa dibilangsudah merajai pasar-pasar tradisional maupun tempat-tempat khusus. Ini menjadikan sandal bandol bermodif sebagai salah satu cirri dari kota Purwokerto sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan dinas terkait untuk promosi agar jaringna pasar semakin diperluas. Diharapkan tidak hanya di wilayah Jawa melainkan bisa menyeluruh ke wilayah Indonesia.

2 Comments
Roughly motivational place of duty you give rise to at this juncture. Seems to facilitate lots of relations enjoyed and benefited from it. Cheers and credit.
Superb posting, I share the same views. I wonder why this particular world truly does not picture for a moment like me and also the blog site creator